Anak Pantai

Latar Belakang Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)

Tenaga kependidikan merupakan unsur terpenting dalam sistem pendidikan nasional yang diadakan dan dikembangkan untuk menyelenggarakan pengajaran, pembimbingan, dan pelatihan bagi para peserta didik (PP No. 38 Tahun 1992 Tentang Tenaga Kependidikan). Peraturan Pemerintah ini tidak hanya menyatakan hak dan kewajiban para tenaga kependidikan dalam sistem pendidikan nasional Republik Indonesia, melainkan juga menyatakan hak dan kewajiban masing-masing penyelenggara satuan pendidikan berkenaan dengan tenaga kependidikan yang bekerja pada satuan-satuan pendidikan yang bersangkutan.
Upaya membentuk tenaga kependidikan yang profesional oleh perguruan tinggi dapat dilakukan melalui berbagai cara. Salah satu diantarnya adalah Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) bagi calon-calon pendidik. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melatih menerapkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa sebagai calon pendidik serta mempraktikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam proses pembelajaran sesuai bidang studinya sehingga mahasiswa memperoleh bekal berupa pengalaman faktual untuk mengembangkan diri sebagai tenaga pendidik yang profesional.

Selain itu, jika dilihat dari istilah yang digunakan, Pengenalan Lapangan Persekolahan merupakan suatu bentuk pengamatan yang berguna untuk mengungkap bentuk-bentuk kultur dalam lingkungan persekolahan dan hal-hal teknis lainnya dalam rangka menghasilkan lulusan yang bermutu serta upaya membangun instansi pendidikan yang dapat dimodeli, baik terkait pengetahuan, sikap, maupun keterampilan dan penguasaan IPTEKS yang akan dimiliki oleh warga belajar.

Di sisi hal ini, Universitas Papua sebagai produsen agen perubahan tentu selalu berusaha mengahsilkan calon-calon pendidik dan tenaga kependidikan yang andal dan profesional. Upaya sigap yang dilakukan adalah dengan diselenggarakannya praktik pengenalan Lapangan Persekolahan bagi mahasiswa keguruan selama kurang-lebih dua bulan. Tujuannya adalah, mahasiswa keguruan dapat mengamati dan mempraktikan semua kompetensi secara faktual tentang pelaksanaan proses pembelajaran dan kegiatan akademis lain yang diperlukan oleh guru atau tenaga kependidikan.

Secara teoritis, mahasiswa Fakultas Keguruan Universitas Papua yang adalah calon pendidik telah mempelajari berbagai ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pendidikan. Namun demikian, apa yang diperoleh nampaknya belum cukup sebagai bekal bagi seorang pendidik yang profesional. Untuk melengkapi kekurangan tersebut, mahasiswa calon pendidik diwajibkan untuk melaksanakan praktik Pengenalan Lapangan Persekolahan yang ditetapkan.



=========
Author:
ariesrutung

Cara Gampang Memasang Driver Wireless LAN | Tanpa DriverPack

Selamat berjumpa kembali teman-teman. Jika Anda membaca artikel ini artinya kita memiliki masalah yang sama. Bedanya, barangkali Anda baru mengalaminya sekarang, sementara saya sudah lebih dahulu dan bisa memberikan bantuan kepada Anda melalui artikel ini.

Sesuai dengan judul di atas, artikel ini akan membahas mengenai driver wireless LAN laptop tidak dapat diintal atau tidak ditemukan. Bagaimana cara paling mudah yang dapat diterapkan jika mengalami masalah seperti ini. Lazimnya, ketika dilakukan pengecekan pada device manager, kita akan menemukan list driver yang bertanda seru dan berwarna kuning. Tanda seru menandakan bahwa driver dari perangkat yang belum berhasil dipasang. Lihat gambar di bawah ini.
Prasayarat untuk mengatasi masalah seperti di atas dapat dilakukan menggunakan langkah-langkah di bawah ini.
  1. Kita membutuhkan sebuah aplikasi, yaitu 3DP_Net. 3DP Net adalah perangkat lunak yang berguna untuk membuat koneksi intenet. Aplikasi ini dirancang untuk menemukan secara otomatis problem mengenai driver wireless LAN yang tidak dapat diinstal. Akan tetapi, aplikasi ini dapat berjalan dengan sempurna menggunakan koneksi internet.
  2. Koneksi intenet. Jika laptop Anda saat ini adalah laptop yang bermasalah dengan driver wireess LAN-nya, Anda dapat menggunakan kabel LAN dari modem/AP ke laptop. Solusi lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan tethering.  Apa itu tethering? Secara lebih gampang, tethering merupaka cara menghubungkan perangkat Android dengan laptop via kabel USB charger. Dengan perkataan lain, tethering berkaitan teknik membagikan jaringan telepon dengan perangkat lainnya melalui USB.
Jika kedua prasyarat tersebut sudah Anda penuhi, selanjutnya kita masuk ke lagkah-langkah kerja di bawah ini.


  1. Instal aplikasi 3DP Net yang telah diunduh dan jalankan sehingga seperti tampilan di bawah ini.
  2. Aplikasi ini akan secara otomatis membaca atau mendeteksi masalah kartu jaringan kita. Lihat kotak merah di atas! Klik pada nama driver yang muncul sehingga akan diarahkan pada tampilan berikut ini.
  3. Pada wizard Device Driver Installation, klik next untuk melanjutkan. Tunggu hingga proses instalasi selesai.
  4. Driver berhasil dipasang. Lihat gambar di bawah ini! Klik finih untuk melanjutkan.
  5. Lakukan pengecekan pada device manager untuk memastikan driver telah terinstal dengan baik. Jika sudah seperti gambar di bawah ini, maka Anda telah berhasil memasang driver yang Anda cari-cari.


Selamat mencoba, semoga bermanfaat.


==========
Author:
ariesrutung95

Actual Time Tidak Muncul pada Laporan Fingerprint SPC Expert Series

Data actual time (in out) pada laporan absensi mesin fingerprint SPC Expert Series tidak muncul padahal di bulan sebelumnya ada. Jam kerja (masuk dan keluar) kosong ketika laporan di-preview atau diunduh dalam bentuk fail excel. Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda mengalami masalah seperti ini, diantaranya:


Waktu
Pada beberapa kasus, ada user yang tidak terlalu peduli dengan pengaturan tanggal pada mesin fingerprint. Padahal, ini adalah salah satu faktor utama mengapa data tidak muncul ketika diunduh. Oleh karena itu, pastikan tanggal pada mesin fingerprint sesuai dengan yang sebenarnya alias tanggal pada saat hendak mengunduh data. Selain tanggal  pada mesin fingerprint, tanggal pada komputer juga perlu diperhatikan. Jadi, tanggal antara komputer dan mesin fingerprint harus sama.

Ketidaksesuaian waktu pada komputer dengan mesin fingerprint tentu tidak secara langsung berpengaruh pada laporan yang diunduh hari itu. Hal tersebut disebabkan oleh waktu yang berubah akan mulai diberlakukan pada masa mendatang. Contoh kasusnya dapat Anda baca pada paragraf di bawah ini.

Seorang admin mengunduh laporan pada Agustus 2019. Sebelum mengeklik menu atau pilihan Download All Record atau Download Record, ia melakukan Set Time dengan tujuan agar waktu pada mesin fingerprint sesuai dengan waktu komputer. Ternyata, tanpa ia ketahui waktu pada komputer bukan Agustus 2019 melainkan Agustus 2018. Maka, berubahlah waktu pada mesin fingerprint yang semula Agustus 2019 menjadi Agustus 2018. Pada saat itu, pengaturan tanggal tidak langsung mempengaruhi data laporan.

Sekarang, bergantilah Agustus 2018 ke September 2018. Lalu, user/admin kembali mengunduh data untuk September. User tersebut mengunduh data dengan history record 1 September 2019 sampai 30 September 2019. Hingga kiamat, tentu saja data tersebut tidak akan ada, meskipun waktunya diatur sesuai dengan waktu sekarang. Mengapa? Datanya ada di September 2018 dan Anda mengambilnya di September 2019 yang sama sekali tidak ada user yang melakukan scan finger pada bulan tersebut.

Komputer
Gunakan komputer yang baterai cmos-nya masih normal. Tanda rusaknya baterai cmos dapat Anda lihat ketika pengaturan waktu, misalnya, tidak dapat disimpan. Anda dapat mengubah waktu pada komputer sesuai dengan waktu sebenarnya, tetapi setelah menghidupkan ulang komputer, waktunya akan kembali ke pengaturan sebelumnya.

Mengapa harus menggunakan komputer dengan kriteria seperti ini? Alasanya adalah ketika suatu waktu kita mengunduh laporan, ada user atau admin yang (kadang-kadang) melakukan Set Time terlebih dahulu sebelum Download Record atau Download All Record. Syukur-syukur kalau pengaturan waktu komputernya benar, maka tidak akan masalah. Bayangkan jika tidak!

Shift Management
Faktor utama lain yang menyebabkan data laporan bulanan fingerprint tidak muncul adalah pengaturan shift pada Shift Management. Perhatikan pada pengaturan shift agar sesuai dengan gambar di bawah ini.

Catatan: pastikan pada pilihan Default Shift tercentang.

Download Data
Unduh data sesuai dengan tanggal yang ditampilkan pada mesin fingerprint. Jika selamat sebulan terakhir tenyata pengaturan tanggal pada mesin berubah, maka gunakan tanggal tersebut pada history record. Perhatikan lagi kasus di atas.


==========
Author:
ariesrutung95

Belajar Mengonfigurasi TP-Link Menggunakan Emulator

Beberapa waktu lalu, saya ditugasi oleh guru saya untuk mengonfigurasi DDNS (Dynamic Domain Name Service) pada sebuah perangkat jaringan yang kebetulan adalah salah satu produk TP-Link. Oleh karena saya belum pernah melakukan hal semacam itu sebelumnya, beliau mengirimi saya langkah-langkah kerja yang disertai gambar via WA. Agar terlihat cool, beliau menggunakan bahasa Inggris di setiap perintah kerja. Dugaan saya, beliau ingin terlihat profesional pada bidang ini. Hahaha....

Awalnya saya menduga beliau memiliki perangkat yang sama dengan perangkat yang akan saya konfig itu. Nyatanya saya salah. Setelah diusut, beliau menjelaskan kepada saya tentang TP-Link Emulator, tentu saja setalah ia mengejekku. Atas informasi tersebut, saya mengunjungi situs resmi TP-Link. Akhirnya, lahirlah sepenggal artikel yang Anda baca saat ini. Barangkali di luar sana sudah banyak orang yang mengupas hal semacam ini. Akan tetapi, di sini saya hanya berusaha untuk menjelaskan apa yang saya ketahui tentang TP-Link Emulator dan perangkat mana saja yang didukung atau tersedia pada wahana ini.

TP-Link Emulator adalah sarana yang tersedia pada website resmi TP-Link yang dapat digunakan sebagai fasilitas belajar yang berkaitan dengan cara mengonfigurasi perangkat jaringan menggunakan accses point milik TP-Link. TP-Link Emulator juga dapat diartikan sebagai mesin virtual berbasis Graphical User Interface yang dapat memrogramkan firmware TP-Link. Di sini Anda dapat mencoba mengonfigurasi produk TP-Link yang Anda punyai sebelum Anda terapkan pada perangkat sesungguhnya. Dengan fasilitas ini pula, Anda dapat membuat langkah kerja - sejenis SOP (Standard Operating Procedure) - untuk orang yang Anda tugasi dalam mengonfigurasi suatu perangkat TP-Link tertentu. Dengan menyertakan gambar, orang yang ditugasi akan lebih mudah memahami dan mudah melakukan langkah-langkah konfigurasi. Hal yang paling penting adalah TP-Link Emulator ini dapat digunakan sebagai fasilitas belajar.

Beberapa perangkat yang firmware-nya tersedia pada TP-Link Emulator ini, diantaranya Cloud Camera, Managed Switch, Wi-Fi Router, MiFi, Range Extender, High Power Router, VPN Router, DSL, Smart Switch, DSL Modem & Router, Outdoor Radio, Load Balance Router, Powerline Adapter, LTE/3G, 3G/4G Router, Access Point, Business Wireless, LTE/3G (semua yang disebut adalah produk TP-Link).

Untuk memulai belajar atau mencoba TP-Link Emulator, Anda dapat mengunjungi website TP-LInk, kemudian pilih menu Support (Dukungan), dan klik pada TP-Link Emulator. Jika terlalu ribet, silakan klik DI SINI. Selanjutnya, pilih versi perangkat yang Anda miliki dan mulailah mengeksplor. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sana, ternyata tidak semua perangkat TP-Link tersedia firmaware-nya. Jadi semoga beruntung yah....


Selamat mencoba dan selamat belajar.....

==========
Author:
ariesrutung95

Sinopsis Novel Kerumunan Terakhir: Okky Madasari

Seluruh kisah yang dibangun dalam novel Kerumunan Terakhir dimulai ketika:

Jayanengara (Jay) yang adalah satu-satunya anak laki-laki (anak pertama, bersaudari 3 orang adik perempuan) dari seorang guru madrasah (ibu) dan (ayah) dosen beken pada salah satu universitas negeri ternama di Indonesia. Semua konflik bermula ketika ayahnya melanjutkan studi doktor ke luar negeri (memperoleh beasiswa) dan meninggalkan istri dan keempat anaknya. Di luar negeri, sang ayah selingkuh dengan mahasiswi yang juga sama-sama berasal dari Indonesia dan berjanji akan menikahinya ketika telah tamat nantinya. Segala bentuk kebejatan itu dibawanya pulang ke Indonesia bersama gelar barunya, profesor. Semakin hari, istri sah yang dinikahinya - sebelum dunia sang suami berubah – makin tak tahan dengan kelakuan suaminya yang terang-terangan membawa perempuan-perempuan ke rumah. Sementara itu, sang istri bagaikan peribahasa habis manis sepah dibuang - tak pernah disentuh lagi – memilih keluar dari rumah meninggalkan 4 orang anaknya. Segala cara telah ia usahakan untuk mempertahankan rumah tangganya, tetapi semuanya sia-sia. Segala yang terjadi seperti sedang menonton sebuah drama korea di mata anak-anak mereka. Mereka menyasikan dengan seksama apa yang terjadi dan dalam tempo yang singkat keempat anak tersebut menaruh benci terhadap kelakuan sang ayah. Meski demikian, mereka tetap makan dari penghasilan yang diperoleh sang ayah yang terus menjadi beken hampir seantero Indonesia karena kepintarannya. Karena ketajaman pikirannya, diundang ke mana-mana untuk membahas isu-isu politik.

Semakin hari, tak hanya terkenal, sang ayah semakin liar. Tak lama setelah istri sahnya lari dari rumah, ia menggandeng istri baru, janda yang ditinggalkan suaminya karena tidak beranak. Terhadap apa yang terlihat, Jay semakin benci menyaksikan apa yang dilakukan ayahnya. Kebenciannya semakin memuncak ketika pacarnya (Maera/Mae) nyaris disabet oleh sang ayah. Perempuan muda yang sedang kuliah dan memanfaatkan paruh waktunya bekerja di radio pemerintah, RRI. Oleh karena frustasi dengan apa yang dilakukan sang ayah, Jay meninggalkan rumah. Ia menyusuri jalan Mae yang sedari lama bermimpi hidup dan menjadi orang sukses di Jakarta. Di Jakarta, keudanya hidup sekamar, bercinta dengan berbagai gaya, bertengkar dengan segala jenis suara, belajar surfing (aktivitas berselancar di internet). Dari sinilah cikal bakal kehidupan baru Jay, mendaftar dan masuk ke dunia maya.

Awal-awal tinggal di Jakarta, ia disuruh Mae membuat surel dengan maksud mencari job vacancy. Bukan pekerjaan yang ia dapat, malah pergi ke dunia lain, bermain media sosial (Facebook, Twitter, dan Blogger) dan bergabung dengan forum-forum besar dengan berbagai merek dan tujuan (forum puisi, obat-obatan, politik, dan lai-lain). Di Dunia Barun ini, dunia yang ia sebut sebagai dunia kata-kata dan suara, ia berkamuflase menjadi Matajaya. Tak butuh waktu lama ia menjadi orang terkenal, berteman dengan para seleb Dunia Baru (selebblogger). Sebut saja Akardewa dan Kara adalah beberapa seleblogger yang sama-sama saling kenal.

Dunia Baru inilah yang membuatnya berani menentang arus, menjadi orang terkenal dan bukan pecundang seperti dunia nyata. Jay yang tadinya bukan siapa-siapa, bahkan oleh pacarnya sendiri tak bisa diandalkan, mencari kerja tak kunjung dapat, kini Matajaya berkelana di Dunia Baru. Di sini, ia merancang segala bentuk kejahatan untuk melawan perbuatan sang ayah, tentu saja dengan kata-kata dan suara. Sementara ia sibuk di dunia maya, setiap hari Maera sibuk bekerja menjadi penulis berita di surat kabar yang akhirnya ditutup karena kebutuhan akan informasi tersebar luas tanpa bayar hingga pelosok negeri, melalui media sosial dan platform lainnya.

Di tengah kekecewaan oleh karena tidak menemukan cita-cita menjadi orang sukses yang sedari awal telah ia konsepkan, Maera tidak ingin lagi bekerja. Karena tidak bekerja, Maera masuk ke dunia yang sama seperti yang Matajaya lakukan. Di Dunia Baru, keduanya tidak saling kenal. Maera menggunakan nama aslinya. Mereka mengisi dunia baru dengan tulisan dan suara, hal-hal baru yang based on true story dan segala jenis bualan. Dari dunia berita, Maera bergeser posisi dan memilih menulis hal-hal yang berbau sensualitas sambil sedikit menyinggung kelincahan pacarnya di ranjang. Sementara Matajaya, sibuk membohongi pengikutnya dengan menulis segala hal yang omong kosong tentang Amerika, New York. Menjadi fotografer, pencuci piring di restoran, hingga menyebarkan kebusukan sang ayah ke pengagumnya. Semua orang selalu menatikan Maera dan Matajaya bersuara di lorong-lorong dunianya, bahkan mereka yang telah menjadi seleb di Dunia Baru (Akardewa). Maera dan Matajaya tinggal serumah tetapi Maera tidak pernah tahu apa yang dilakukan Matajaya. Ia terus menggap Jay sebagai orang yang tidak bisa apa-apa, padahal ia tidak tahu semenjak ia mengenalkannya internet, sejak itu pula Jay sudah hidup di Dunia Baru. Tentu saja Matajaya berpura-pura dengan Maera, ia tahu apa yang dilakukan pacarnya.

Di tengah ketenarannya di Dunia Baru, suatu hari ia berhasil membuat geger di Dunia Baru hingga ke kehidupan  sang ayah. Ayahnya dibuat kaget dengan berita yang menyudutkan dirinya. Karena merasa terhina, sang ayah melaporkan apa yang terjadi ke pihak berwajib. Setelah lama diselidiki, Jayanegara dengan nama palsunya Matajaya ditangkap di sebuah warnet di sudut kota di Jakarta. Jauh sebelum ditangkap, ia bersama sang ayah berhasil membela adik perempuannya yang bungsu yang dituduh mencemarkan nama baik sekolah dan gurunya hanya karena sang adik mengunggah foto kekerasan yang dilakukan gurunya terhadap temannya yang lain ke dunia maya. Foto yang menceritakan kebenaran. Oleh orang yang merasa dirugikan, kejadian tersebut dilaporkan ke polisi. Akan tetapi, berkat tulisan Matajaya dan kawan-kawan Dunia Baru (Akardewa, Kara, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh media sosial, berita tersebut kemudian ditutup seminggu setelah adiknya dilaporkan. Selain itu, ia pernah menjadi pelaku protagonis beberapa kejadian yang menyita perhatian publik, semisal coret mobil, coret sekolah, dan coret masjid. Hari-hari sebelum Matajaya ditangkap, ia berselisih dan diusir Maera dari kosnya.

Maera yang tahu pacarnya ditangkap, ia mendatangi kantor polisi tempat Matajaya ditahan. Kehadiran Maera tentu tidak diharapkan oleh Matajaya karena ia telah diusir dari kos atau bahkan diusir dari kehidupan Maera. Sementara sang ayah yang lembut (Jay bilang pura-pura lembut) memilih memafkan Jayanegara. Ia dihukum selama seminggu sebelum ia dikeluarkan setelahnya, bukan karena tidak bisa diusahakan agar tidak ditahan, tetapi sang ayah memperlakukan keadilan kepada setiap orang. Setelah keluar, Jayanegara kembali ke rumah sang ayah (bukan di Jakarta). Di rumah, ia tak lagi mendapati sang istri kedua. Setelah dicari tahu, ternyata perempuan itu juga telah minggat dari rumah. Penyebabnya sama, sang ayah masih bermain perempuan.

Maera memilih kembali dan tetap tinggal di Jakarta dan menulis apa yang diketahuinya. Ia juga tak jarang berbagi cerita dengan seleb Dunia Baru lainnya, semisal Akardewa. Sementara itu, dendam kepada sang ayah justru terus berkobar di hari Jayanegara. Ia terus berusaha menjatuhkan ayahnya.
Hingga tiba suatu hari, ia menemui sang ibu. Katanya ingin melepas kangen karena hampir selama 5 tahun tidak ketemu. Bukan saja karena kangen, ia ingin memakai jasa ibunya untuk membuka bobrok sang ayah yang semakin hari semakin terkenal. Bahkan info terakhir yang mereka dengar adalah sang ayah akan menjadi dekan. Di sana, di tempat ibunya tinggal, Jayanegara melalui bantuan sang ibu menulis panjang lebar tentang keburukan sang ayah. Oleh Matajaya cerita tersebut disebarkan ke Dunia Baru dan ditanggapi oleh banyak orang hingga akhirnya sang ayah batal menjadi dekan.

Sementara membongkar keburukan sang ayah, Maera diam-diam bertemu dengan orang yang diidolakannya, seleb Dunia Baru, Akardewa. Sungguh kesialan yang tak pernah dibayangkan, Maera ditiduri oleh Akardewa dan video rekaman atas apa yang mereka lakukan itu dengan cepat menyebar ke Dunia Baru. Seperti ada yang menjebak keduanya. Karena malu, Jayanegara menjemput Maera ke Jakarta dan lari ke sebuah desa, sebuah tempat yang membesarkan Profesor Sukendar (ayah Jayanegara) juga Jay, di kediaman ibu dari sang ayah. Di sana Jayanegara dan Maera menikah secara tradisional oleh simbah (neneknya Jay). Di tempat yang selalu diimpikan oleh Jayanegara sedari dulu, bahkan ketika ia baru mengenal Maera.

The End

==========
Author:
ariesrutung95

Sebuah Pembicaraan Tentang Novel Kerumunan Terakhir: Okky Madasari

Kerumunan Terakhir atau dalam versi bahasa Inggris “Last Crowd” adalah salah satu novel yang berhasil mengikat tubuhkan pada sebuah kursi plastik dan memaksa mataku menatap layar 23 inci selama belasan jam. Kenikmatan ceritanya menyita waktuku kurang-lebih 13 jam (membaca sambil ikut merasakan apa yang dirasakan oleh para tokoh) di depan komputer dan barangkali sisanya hanya mondar-mandir ke kamar mandi, buang hajat. Selama itu pula, aku tak menghiraukan cerita yang dibangun manusia-manusia dan dunia sekitarku. Sungguh, aku larut dalam emosi yang dipamerkan melalui cerita. Bahkan, pacarku yang menjengukku sore itu takku hiraukan. Untungnya, dia mengerti setelah kuceritakan bahwa aku sedang sibuk menyelesaikan kisah yang dibangun dengan kata-kata yang penuh keindahan itu. Sembari kubiarkan ia sendiri dengan HP-nya yang penuh dengan games (tentu saja bukan games yang aku sukai), aku sibuk pelototi setiap kalimat dalam cerita itu. Tak jarang, aku cekikikan ketika kudapati kelucuan di tengah cerita yang kubaca. Beberapa kali pacarku heran dengan tingkahku sebelum akhirnya lelah dengan seluruh games yang ter-install pada HP-nya dan pamit pulang tanpa kuantar. Memang tak ingin kuantar karena dia pun tak memintanya.

Hhmm..... Pacar koyok ngono aku iki.... Tapi aku percaya, jika ia ada di posisiku saat itu, perlakuan yang sama jelas kudapatkan. Kebetulan, ia adalah orang yang suka membaca novel dalam bentuk PDF dan tak pernah kutahu apakah ia benar-benar mengingat setiap bagian cerita yang ia baca. I don’t know. Aku tidak ingin meraba-raba pikirannya selain yang lain.

Sorry kalau aku mengulas novel sebaik ini dengan gaya dan bahasa terbasi yang aku punya.
Novel setebal 357 halaman itu (dalam PDF) memaksaku berjaga nyaris sepanjang malam dan mampu menyelesaikannya hingga pukul 05.00. Lebih dari 3 gelas kopi sudah kuteguk selama aku sibuk memfokuskan seluruh perhatianku pada novel tersebut. Sungguh ceritanya menarik. Sebab jika tidak demikian, aku takkan tega menyiksa tubuhku sendiri dan duduk selama belasan jam hanya untuk mengundang ambeien, tanpa air putih pula. Semakin lama membaca, semakin dalam aku merasakan setiap scene yang membangun cerita tersebut. Let’s get it done barangkali niat yang aku tunjukan pada diriku agar novel tersebut bisa kelar kubaca.

Sebetulnya, novel ini sudah sejak lama kuincar. Kala itu, tanpa sengaja di sebuah toko daring yang kuakses dari komputerku sedang mengiklankan novel serupa, sebuah novel yang ditulis oleh Okky Madasari. Setelah kubaca deskripsinya, aku merasa tertarik untuk membelinya. Kebetulan, aku juga sering belanja buku di toko-toko daring. Sebelum memutuskan untuk memesan, aku lebih dulu mencari sinopsisnya. Sebagai manusia kekinian, manusia digital, manusia yang melekat dengan jaringan, komputer, dan HP, manusia yang telah masuk ke Dunia Baru, tentu saja aku selalu lebih dahulu mencari fail PDF dari novel yang kuidamkan di mbahku. Sebab, manusia seperti diriku tak pernah sudi meninggalkan sesuatu yang gratis dan beralih mengakses sesuatu yang dibayar. Apalagi, kualitas yang ditawakan keduanya sama dan tidak ada yang cacat.

Tentu saja, sebuah fail PDF dari novel yang kucari itu telah disebarkan ke internet. Lagi-lagi, Dunia Baru menyediakan segalanya, segala yang kita inginkan. Niat untuk membeli novel di toko daring yang kubaca telah kukubur dalam-dalam. Saatnya membaca apa yang tampak di depan layar. Boleh jadi, yang kau butuhkan hanya segalas kopi untuk menemanimu melewati malam.

Novel yang begitu sempurna. Kisah broken home, ayah yang bejat, perselingkuhan, gelar yang dijadikan topeng, buah yang jatuh tak jauh dari pohonnya, balas dendam, asmara, mimpi akan masa depan, pekerjaan, jabatan, putus sekolah, dunia maya sebagai Dunia Baru dan hunian baru, demonstrasi, penjara, dan masih banyak konflik lain yang berusaha dibangun dan diangkat oleh novel Kerumunan Terakhir. Seluruh atau sepenuhnya isi dalam novel ini akan dimengerti bila dibaca dengan saksama.

Ending yang sedikit mengecewakan memaksaksaku mengerutkan dahi dan menarik setiap sarafku untuk tidak percaya bahwa akan seperti itu jadinya. Akhir kisahnya tidak terlalu menarik, tetapi itulah cara penulis memulihkan segala ketegangan, ia memilih alur yang kadang-kadang tak disukai orang. Label yang membuatnya berbeda. Sungguh tak bisa ditebak.


Baca Juga:
Sinopsis Novel Kerumunan Terakhir


==========
Author:
ariesrutung95

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA