Konsep dasar tentang Seminar - Public Speaking

Istilah seminar sangat populer di masyarakat, terutama Juga sebagaimana istilah diskusi, seminar sangat akrab di kalangan perguruan tinggi. Memang, agak sulit membedakan mana seminar dan mana pula diskusi. Kedua kegiatan ini juga membahas suatu masalah secara mendalam. Seminar bisa diartikan sebagai bentuk pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah di bawah pimpinan ahli atau guru besar atau para pakar (Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1991:907). Jika berpegang pada pengertian seminar yang tercantum di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tersebut, maka salah satu ciri khas seminar adalah bahwa adanya peran atau keterlibatan langsung para ahli, guru besar, atau pakar bidang tertentu, berkaitan dengan masalah yang dibahas dalam seminar itu sendiri. Yang jelas, bahwa seminar merupakan forum atau pertemuan untuk membahas sesuatu secara mendalam, tuntas, dan dapat dijadikan sebagai acuan atau bahan pertimbangan atas keberadaan suatu masalah atau bisa dijadikan acuan dalam melakukan atau menyikapi sesuatu. Wajar jika seminar melibatkan para ahli agar segala yang muncul dan berkembang saat seminar dapat dipertanggungjawabkan dari segi kekuatan pemikirannya.

Seminar sebagai sebuah pertemuan ilmiah berarti juga hanyak melibatkan pengungkapan gagasan dan pemikiran yang dituangkan secara lisan dan juga tentu berdasarkan gagasan dari pemikiran yang telah ditulis oleh para penyaji makalah. Seminar tentu disertai dengan penyaji atau pembicara. Penyaji atau pembicara dalam seminar biasanya menyertakan gagasan, pemikiran, atau mungkin hasil penelitiannya yang ditulis dalam bentuk makalah.

Persiapan seminar tidak jauh berbeda dengan bagaimana menyiapkan sebuah diskusi. Dalam seminar juga terdapat penyaji makalah, moderator atau pemandu, sekretaris atau notulis, dan peserta. Segala hal yang berkaitan dengan diskusi kiranya dapat saja diterapkan dalam pelaksanaan seminar. Diskusi tidak jauh berbeda, agak sulit memberikan batas perbedaan di antara satu dengan yang lainnya. Seminar tampaknya lebih formal dan diskusi, mungkin bisa dianggap lebih besar. Amat jarang sebuah seminar yang pesertanya hanya sepuluh orang. Sebaliknya, dalam sebuah diskusi mungkin pesertanya bisa kurang dan sepuluh orang. Namun, diskusi tidak jarang juga dihadiri ratusan orang. Forum seminar terkadang juga disebut atau dinyatakan sebagai diskusi. Berapa jumlah yang ideal untuk peserta kedua forum ini memang sulit ditentukan, tidak ada jumlah minimal mutlak yang menjadi syarat layaknya sebuah diskusi atau seminar.

Istilah seminar juga sangat populer di masyarakat, terutama Juga sebagaimana istilah diskusi, seminar sangat akrab di kalangan perguruan tinggi. Memang, agak sulit membedakan mana seminar dan mana pula diskusi. Kedua kegiatan ini juga membahas suatu masalah secara mendalam. Seminar bisa diartikan sebagai bentuk pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah di bawah pimpinan ahli atau guru besar atau para pakar (Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1991:907). Jika berpegang pada pengertian seminar yang tercantum di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tersebut, maka salah satu ciri khas seminar adalah bahwa adanya peran atau keterlibatan langsung para ahli, guru besar, atau pakar bidang tertentu, berkaitan dengan masalah yang dibahas dalam seminar itu sendiri. Yang jelas, bahwa seminar merupakan forum atau pertemuan untuk membahas sesuatu secara mendalam, tuntas, dan dapat dijadikan sebagai acuan atau bahan pertimbangan atas keberadaan suatu masalah atau bisa dijadikan acuan dalam melakukan atau menyikapi sesuatu. Wajar jika seminar melibatkan para ahli agar segala yang muncul dan berkembang saat seminar dapat dipertanggungjawabkan dari segi kekuatan pemikirannya.

Seminar sebagai sebuah pertemuan ilmiah berarti juga hanyak melibatkan pengungkapan gagasan dan pemikiran yang dituangkan secara lisan dan juga tentu berdasarkan gagasan dari pemikiran yang telah ditulis oleh para penyaji makalah. Seminar tentu disertai dengan penyaji atau pembicara. Penyaji atau pembicara dalam seminar biasanya menyertakan gagasan, pemikiran, atau mungkin hasil penelitiannya yang ditulis dalam bentuk makalah.

Persiapan seminar tidak jauh berbeda dengan bagaimana menyiapkan sebuah diskusi. Dalam seminar juga terdapat penyaji makalah, moderator atau pemandu, sekretaris atau notulis, dan peserta.

Segala hal yang berkaitan dengan diskusi kiranya dapat saja diterapkan dalam pelaksanaan seminar. Diskusi tidak jauh berbeda, agak sulit memberikan batas perbedaan di antara satu dengan yang lainnya. Seminar tampaknya lebih formal dan diskusi, mungkin bisa dianggap lebih besar. Amat jarang sebuah seminar yang pesertanya hanya sepuluh orang. Sebaliknya, dalam sebuah diskusi mungkin pesertanya bisa kurang dan sepuluh orang. Namun, diskusi tidak jarang juga dihadiri ratusan orang. Forum seminar terkadang juga disebut atau dinyatakan sebagai diskusi. Berapa jumlah yang ideal untuk peserta kedua forum ini memang sulit ditentukan, tidak ada jumlah minimal mutlak yang menjadi syarat layaknya sebuah diskusi atau seminar.
Sekian....

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA