Tugas mata kuliah Morfologi - Beberapa istilah dalam Morfologi

morfologi-BI
Selamat berjumpa kembali sahabat, kali ini saya mau membagikan kepada kalian beberapa istilah dalam duni Morfologi (Linguistik) yang kebetulan ditugaskan oleh dosen saya sebagai ilmu tambahan. Silahkan dibaca artikelnya, atau dibagikan jika bermanfaat. Terima kasih.

Pertanyaan:
1.    Jelaskan apa itu morfologi!
2.    Jelaskan apa itu morfem!
3.    Jelaskan apa itu afiksasi!
4.    Jelaskan apa itu afiksasi!
5.    Jelaskan apa itu derivasi!

Jawaban:
  1. Morfologi adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal (tata bahasa). Morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata. Atau dapat kita katakan bahwa morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik.
  2. Morfem adalah satuan tata bahasa terkecil yang dapat membedakan makna dan atau mempunyai makna. Wujud morfem dapat berupa imbuhan, klitika, partikel dan kata dasar (misalnya –an, -lah, -kah, bawa). Sebagai kesatuan pembeda makna, semua contoh wujud morfem tersebut merupakan bentuk terkecil dalam arti tidak dapat lagi dibagi menjadi kesatuan bentuk yang lebih kecil.
    Untuk membuktikan morfem sebagai pembeda makna dapat kita lakukan dengan menghubungkan morfem itu dengan kata mempunyai makna/arti leksikal. Jika penghubungan itu menghasilkan makna baru, berarti unsur yang digabungkan dengan kata dasar itu adalah morfem. Contoh: morfem –an, di-, me-, ter, -lah jika digabungkan dengan kata makan, dapat membentuk kata-kata baru; makaan, dimakan, memakan, termakan, makanlah, kata-kata itu mempunyai makna baru dan berbeda dengan kata makan.
  3. Reduplikasi adalah proses pengulangan kata atau unsur kata. Reduplikasi juga merupakan proses penurunan kata dengan perulangan utuh maupun sebagian. Contohnya adalah "anjing-anjing", "lelaki", "sayur-mayur" dan sebagainya.
  4. Afiksasi adalah proses pembentukan kata dengan menambahkan afiks (imbuhan) pada bentuk dasar, baik bentuk dasar tunggal maupun kompleks. Misalnya mengimbuhahkan ber- pada bentuk dasar komunikasi menjadi berkomunikasi, buat menjadi berbuat, tanggungjawab menjadi bertanggungjawab, bekas menjadi berbekas. Pengimbungan meN- pada bentuk dasar coba menjadi mencoba, adu menjadi mengadu.
    Afiksasi merupakan unsur yang ditempelkan dalam pembentukan kata dan dalam linguistik afiksasi bukan merupakan pokok kata melainkan pembentukan pokok kata yang baru. Sehingga para ahli bahasa merumuskan bahwa, afiks merupakan bentuk terikat yang dapat ditambahkan pada awal, akhir maupun tengah kata.
  5. Derivasi (derivational) adalah proses imbuhan terhadap suatu suku kata yang berakibat mengubah kelas kata tersebut, misalnya imbuhan pada kata “sing” menjadi “singer”. Sing adalah kata kerja yang berarti menyanyi, ketika mendapatkan imbuhan “er” maka berubah menjadi kata benda “singer” yang berarti penyanyi. Derivasi dapat mengakibatkan perubahan kelas kata dan makna dari kata yang mendapatkan imbuhan derivasi. Di dalam bahasa Indonesia kita bisa menjumpai misalnya kata “pukul” menjadi “pemukul” dan "pemukulan". Kata “pukul” yang merupakan kata kerja, berubah menjadi kata benda ketika mendapat imbuhan “pe-” menjadi “pemukul” dan imbuhan "pe-an" menjadi "pemukulan.

Itu tadi beberapa istlah yang terdapat dalam Morfologi (Linguistik). Silahkan dishare sahabat....

Baca Juga : Morfologi Bahasa Indonesia - First Meeting

2 komentar

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA