Cara Menyimpan File Dalam Jaringan (Daring) - Google Drive

Beberapa waktu lalu masyarakat pengguna kartu prabayar (Kartu SIM) dikejutkan dengan munculnya   pesan Registrasi Ulang Kartu Prabayar dari Telkomsel yang bekerja sama dengan Kementerian Kominfo dan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Karena pemberitahuan ini sifatnya wajib dan secara tiba-tiba, sehingga banyak teman-teman yang kesulitan dalam mengakses informasi Nomor Kartu Kelurga dan Nomor Induk Kependudukan, sehingga banyak orang yang pasrah dengan keadaan dan memilih untuk berdiam diri, menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Kehadiran artikel ini memang bukan untuk menjawab permasalahan yang dialami oleh teman-teman di atas, namun hanya untuk mengantisipasi kejadian yang sama di kemudian hari. Itulah alasan yang memicu penulis menulis artikel ini dengan judul Cara Menyimpan File Dalam Jaringan (Daring) – Google Drive, dengan memanfaatkan layanan yang disediakan oleh Google yaitu Google Drive. Dengan seperti ini, kita akan mudah mengakses file-file (sangat direkomendasikan dokumen dalam bentuk file word, pdf, ppt, dan foto) ketika kita butuh di manapun dan kapanpun, asalkan kita terhubung ke jaringan. Sebenarnya ada banyak layanan yang dapat kita gunakan untuk menyimpan file secara online, seperti misalnya Dropbox, Microsoft Skydrive, iCloud dan lain sebagainya.

Informasi tambahannya adalah bahwa dengan menggunakan layananan penyimpana secara virtual (tidak nyata), kita tidak perlu takut file kita hilang. Hal yang paling penting adalah, layanan Google Drive menyediakan media penyimpanan secara gratis dengan kapasitas 15 GB atau anda dapat menambah kapasitas dengan layanan penyimpanan yang berbayar mulai dari 27.000/bulan untuk kapasitas 100 GB dan 135.000/bulan untuk kapasitas 1000 GB.
Bagi penulis, memanfaatkan kapasitas 15 GB sudah lebih dari cukup bahkan seluruh file yang ada di dalam laptop milik penulis sudah disinkronkan dengan Google Drive. Jadi setiap kali kita menambahkan file baru ke dalam komputer, Google Drive akan secara otomatis menyesuaikan atau dengan sendirinya file-file tersebut ter-upload selama kita terhubung dengan jaringan internet. Yang tidak kalah pentingnya lagi, untuk dapat menggunakan layanan Google Drive, kita harus memiliki akun email. Jika sudah memiliki email, mari kita sama-sama menyimak langkah-langkah kerja berikut ini.
  1. Buka aplikasi mesin pencari anda, terserah menggunakan apa (penulis menggunakan FireFox). Kemudian ketikkan www.google.com pada address bar. Setelah situs google terbuka, akan tertampil jendela seperti di bawah ini. Kemudian klik pada icon/gambar yang diberi kotak warna hijau.
    Gambar 1.1 Beranda Situs Google
  2. Jika pada langkah pertama dilakukan dengan benar, maka selanjutnya akan masuk pada jendela aplikasi layanan google seperti di bawah ini. Lalu klik pada icon google drive yang ditandai dengan kotak berwarna hijau.
    Gambar 1.2 Aplikasi Layanan Google
  3. Karena kita baru pertama kali menggunakan layanan google yang satu ini, maka pada langkah ini yang kita lakukan adalah login terlebih dahulu dengan akun email. Pada tutorial ini penulis menggunakan akun pribadi penulis. Silahkan anda menyesuaikan. Setelah selesai memasukan email klik next kemudian akan muncul jendela selanjutnya yaitu kata sandi, silahkan dimasukkan lalu klik sign in.
    Gambar 1.3 email atau nomor telepom
    Gambar 1.4 Kata Sandi
  4. Jika sudah berhasil login dengan baik tanpa ada kendala, maka yang seharusnya terjadi kemudian adalah anda masuk pada tampilan jendela utama Google Drive seperti berikut ini.
    Gambar 1.5 Jendela Beranda Google Drive
  5. Untuk mengupload (mengunggah) file ke dalam Google Drive, langkahnya adalah sebagai berikut. Klik pada tulisan BARU, pilih pilihan upload file, lalu cari file yang akan anda unggah pada jendela yang muncul. Dalam tutorial ini penulis mengunggah file dokumen Tugas I Morfologi yang letaknya di Drive D pada induk folder UNIPA 2016SEMESTER IIIMorfologi. Jika sudah selesai mencari file-nya, jangan lupa klik OK atau klik ganda (double click) pada file yang di-upload tersebut. Lihat gambar!
    Gambar 1.6 Memasukan File ke oogle Drive
    Gambar 1.7 Menentukan Lokasi File
  6. Jika sudah berhasil diunggah, pesan seperti pada gambar di bawah ini akan muncul, serta pada beranda Google Drive akan muncul file baru yaitu file yang baru saja anda upload (dalam contoh, Tugas I Morfologi).
    Gambar 1.8 Unggahan berhasil

    Gambar 1.9 File yang diunggah ke Google Drive
  7. Jika sudah sampai pada langkah diatas, maka anda sudah berhasil menyimpan file dalam Google Drive. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah bagaiamana cara men-download (mengunduh) file yang sudah kita upload? Atau bagaimana kita dapat membuka file tersebut? Caranya sangat gampang. Klik kanan pada file sehingga akan muncul pilihan seperti gambar di bawah ini. Jika ingin membaca saja klik pilihan pratinjau, namun jika ingin mengunduhnya maka pilih pada pilihan download dan ikuti instruksi selanjutnya. Lihat gambar agar lebih jelas!
    Gambar 1.10 Cara Melihat/Membuka File

    Gambar 1.11 Cara Mengunduh/Mendownload File
  8. Bisa juga dengan cara double click pada file untuk membuka, kemudian setelah terbuka klik pada icon download yang ditandai dengan kotak berwarna merah seperti pada gambar di bawah ini.
    Gambar 1.12 Cara lain untuk melihat dan mengunduh file
     
    OK, Sahabat. Sekian artikel ini, smeoga bermanfaat. Jangan lupa dishare yah jika bermanfaat. Bagi yang kurang paham, silahkan berkomentar pada kolom komentar di bawah ini.

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA