Konfigurasi VPN Server - LKS Papua Barat 2016

Virtual Private Networking adalah suatu metode yang digunakan untuk menghubungkan suatu LAN, menggunakan media yang berskala luas (Internet). Prinsipnya adalah membuat tunnel/terowongan yang bersifat end to end structure. Sehingga bisa menghubungkan jaringan Lokal, walau berjarak sangat jauh. VPN Server membutuhkan minimal dua Interface Ethernet, satu mengarah ke jaringan Lokal, dan yang lain mengarah ke jaringan Internet. Untuk jaringan Internet, VPN Server  harus menggunakan Ip Public, agar bisa diakses dari mana saja. Aplikasi yang paling popular untuk VPN Server yaitu pptpd dan openvpn. Dalam konfigurasi sini saya menggunakan pptpd, karena gampang dalam mengkonfigurasinnya.

Fitur dan fungsi VPN
Virtual Private Network adalah sebuah sistem yang memungkinkan komputer jaringan luas secara geografis tanpa ada hambatan fisik. VPN dikategorikan sebagai bentuk jaringan dalam cakupan area luas. VPN mendukung fungsi seperti akses remote klien, akses jaringan LAN satu ke jaringan LAN yang lain, dan juga membuat fungs pembatasan internet.
PN adalah karenan kebutuhan untuk memberikan akses khusus atau membuat akses khusus untuk karyawan yang harus mobil oleh karena VPN adalah jaringan intra global aktif sehingga karyawan dari manapun dapat terhubung ke jaringan internet dan intranet perusahaan.

Cara kerja VPN
  1. VPN mendukung banyak protokol seperti PPTP, L2TP, IPSec dan SOCK. Protokol ini membantu cara kerja VPN untuk memproses otentikasi.
  2. VPN klien dapat membuat sambungan dan mengidentifikasi orang-orang yang diberi wewenangan di jaringan.
  3. Jaringan VPN juga dienkripsi akan meningkatkan fitur keamanan. hal ini juga berarti bahwa VPN biasanya tidak terlihat pada jaringan yang lebih besar.
  4. Teknologi saat ini semakn banyak mendasarkan perkembangan VPN karena mobilitas yang disediakan dan saat ini Virtual Private Network juga membuka jalan untuk koneksi WiFI dan jaringan nirkabel pribadi.
Kelebihan VPN
  1. Sebagai solusi biaya efektif untuk organisasi bisnis besar dengan fasilitas jaringan khusus
  2. Meningkatkan mobilitas organisasi dengan langsung menghubungkan jaringan rumah atau para pekerja yang mobile di organisasi.
  3. Fitur keamanan dapat disesuaikan.
Kekurangan VPN
Dengan penyediaan akses ke karyawan secara global, faktor keamanan adalah resiko tersendiri. Hal ini juga menempatkan informasi sensitif perusahaan dapat diakses secara global. VPN membutuhkan perhatian ekstra untuk penetapan sistem keamanan yang jelas.

Konfigurasi Virtual Private Networking
  1. Install terlebih dahulu paket VPNnya dengan perintah #apt-get install pptpd lalu tekan y dan enter.
  2. Lakukan konfigurasi pada file pptpd.conf dengan perintah #nano /etc/pptpd.conf lalu tambahkan script seperti pada gambar berikut di bagian paling bawah.
    Gambar 2. Pptpd config
  3. Tambahkan dns dari ISP atau google pada file ppttpd-options dengan perintah #nano /etc/ppp/pptpd-option. Cari tulisan tag #...client. see KB31218.... hilangkan tanda pagar didepannya agar menjadi enable lalu isikan seperti pada gambar berikut. Look at the picture bellow for example.
    Gambar 3. Set DNS
  4. Membuat user dan password untuk VPN Client, agar bisa terkoneksi ke VPN server pada file chap-secrets dengan perintah #nano /etc/ppp/chap-secrets. Dalam contoh pada gambar, username untuk clientnya adalah admin (bebas) lalu servernya harus pptpd (berlaku untuk semua) kemudian passwornya admin (bebas) dan ip addressnya kita kasih tanda * (bintang) artinya semua IP kelas berapapun akan secara otomatis terdefinisi.
    Gambar 4. Set user dan password
  5. Restart semua pengaturan VPN dengan perintah #service pptpd restart.
  6. Untuk pengujian, kita lakukan pada dua buah computer yang berbeda jaringan secara fisik. Dan kedua buah computer tersebut harus terkoneksi ke vpn server, kemudian LogIn VPN pada server debian. Berikut cara konfigurasi VPN client pada Windows. Click Start, Control Panel, Network Connections. Kemudian pada Jendela Bar sebelah kiri, tepatnya pada Network Task pilih “Create a new connection”.
    Gambar 5. Set koneksi
  7. Pilih connect to a workplace. Lihat gambar!
    Gambar 6. Tipe koneksi
  8. Pilih use my Internet connection (VPN).
    Gambar 7. Koneksi VPN
  9. Pilih setup an Internet Connection. Lihat gambar!
    Gambar 8. Set koneksi internet
  10. Pada pertanyaan how do you want to connect pilih broadband (PPPoE). Lihat gambar!
    Gambar 9. Konek dengan PPPoE
  11. Kemudian isikan bebrapa kolom yang tersedia. Lihat gambar sebagai contoh, lalu sesuaikan dengan topologi  rancangan anda.
    Gambar 10. User, password dan nama koneksi
  12. Tunggu proses berjalan hingga berhasil. Jika sudah selesai click icon Network pada tasbar lalu lihat apakah ada jaringan VPN yang tadi kita buat. Jika ada click pada nama jaringan tersebut lalu akan muncul jendela login seperti gambar berikut. Isikan username dan password yang kita buat pada file chap-secrets tadi lalu click connect.
    Gambar 11. Remot
    Gambar 12. Koneksi VPN
  13. Sampai disini konfigurasi VPN Server sudah selesai.

REFERENSI
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/00/Virtual_Private_Network_overview.sv
 http://rdr48.blogspot.co.id/2014/07/pengertian-fungsi-dan-cara-kerja.html

Sekian, silakan dicoba semoga berhasil...

===========
Oleh:
ariesrutung95

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA