Mengatasi Pesan Pri Master Hard Disk: S.M.A.R.T. Status BAD, Backup and Replace

Saya pernah mengalami masalah seperti ini. Ketika komputer baru dihidupkan, muncul pesan Pri Master Hard Disk: S.M.A.R.T. Status BAD, Backup and Replace  Press ‘DEL’ to Resume. Sesuai dengan perintah yang tertera pada layar, saya menekan tombol DELETE untuk melanjutkan. Saya kira akan langsung masuk ke sistem operasi, nyatanya malah masuk ke menu bios. Karena bingung dan tidak tahu apa yang mesti dilakukan, saya mencari solusi masalah yang sama di internet. Ternyata banyak juga kawan-kawan yang sudah pernah mengalami nasib yang sama seperti saya. Artikel yang saya baca ketika itu, dari TIPS LAGI

Kemudian saya bandingkan masalah yang terjadi dengan PC saya dan ditemukan sedikit perbedaan. Tetapi artikelnya cukup membantu menyelesaiikan masalah yang terjadi. Perbedaanya hanya terletak pada menu dan perintah-perintah ketika berada di tampilan BIOS. Kurang lebih masalah yang saya alami dapat diatasi dengan beberapa langkah berikut ini:

  1. Tekan tombol sesuai yang diminta pada tampilan yang muncul. Dalam kasus ini saya menekan tombol DELETE dan akan masuk pada tampilan menu BIOS.
  2. Pada BIOS SETUP UTILITY pilih MAIN menu, IDE Configuration.
  3. Pada jendela IDE Configuration, pilih SATA DEVICE tempat di mana Hard Disk berada. Ini tergantung, port berapa yang dipakai untuk hardisk pada port ATA/SATA mainboard. Dalam kasus ini, posisi Hard Disk saya ada di SATA1 DEVICE.
  4. Selanjutnya, tekan enter pada SATA1 DEVICE sehingga akan masuk ke tampilan SATA1 DEVICE. Kemudian cari tulisan S.M.A.R.T dan ubah pilihan auto menjadi Disable.
  5. Terakhir, tekan F10 untuk menyimpan perubahan.

Seharusnya, jika langkah diatas dilakukan dengan cara saksama, maka pesan Pri Master Hard Disk: S.M.A.R.T. Status BAD, Backup and Replace tidak akan muncul lagi. Pasti akan langsung booting ke sistem operasi.

Note:
  • Jika ternyata artikel yang saya bagikan ini tidak dapat mengatasi masalah yang kawan alami, artinya Hard Disknya harus diganti yang baru. Bisa saja memang sudah waktunya diganti.
  • Tiap jenis mainboard mempunyai cara yang berbeda untuk masuk BIOS dan melakukan langkah-langkah kerja di atas.
Sekian, semoga membantu..

===========
Oleh:
ariesrutung95

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA