Konfigurasi mesin fingerprint SPC expert series (SPC-70) #1

Fingerprint  Expert Series (SPC-70) adalah salah satu tipe mesin absensi keluaran SPC yang dapat dikonfigurasi melalui komputer. Untuk memulai mengonfigurasi, mesin absensi dan PC harus saling. Mesin fingerprint dapat berjalan sendiri (stand alone) dalam pengaplikasiannya (mendata kehadiran pegawai atau karyawan setiap hari). Proses pengambilan data bisa dilakukan dengan menggunakan flashdisk dan bisa juga langsung dihubungkan ke komputer menggunakan kabel LAN (straight).
Sofware aplikasi terdapat pada CD Driver yang terledia dalam produk mesin fingerprint. Selain aplikasi, di sana kita bisa temukan panduan mengenai cara mengonfigurasi mesin fingerprint. Tetapi, menurut pendapat saya, tutorial yang dibagikan masih jauh dari kesempurnaan karena penggunaan bahasa indonesia yang tidak baku akibat diterjemahkan dari bahasa inggris melaui google translate. Juga, gambar yang disertakan dalam tutorial, membingungkan tidak diambil dari satu sumber saja melainkan banyak sumber. Bagi para pemula awal, mungkin akan merasa kesulitan. Saya pun demikian ketika pertama kali diperkenalkan. Selengkapnya, silakan dicek dan dinilai sendiri.

Dari permasalahan di atas, saya berkesempatan membuat dan membagikan tutorial yang saya bahasakan dan gambarkan dengan merinci, setiap langkah-langkah kerjanya. Tutorial ini saya buat berpart, karena terlalu panjang. Cek langkah selanjutnya memalui link yang disediakan. Selamat membaca dan menerapkan.

KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR
  1. Jika Setelah selesai menginstal aplikasi TAS, langkah selanjutnya adalah login dengan usernamesystem” tanpa password untuk memulai mengonfigurasi mesin fingerprint.
  2. Setelah login, jendela utama aplikasi TAS akan ditampilkan. Selanjutnya, mari kita mulai konfigurasi dengan menambah departement atau tempat kerja atau perusahan atau kantor di mana mesin finegrprint akan beroperasi. Silakan klik menu department, klik add (pada jendela baru yang muncul). Isi form yang diminta. Untuk tutorial ini, saya tidak terlalu memperhatikan semua opsi, hanya nomor, nama, dan alamat kantor saja yang diisi.  Lihat gambar sebagai contoh!
    Menambahkan_department
  3. Langkah ketiga adalah menambahkan staf atau pegawai atau karyawan. Caranya, klik pada menu staff, klik add pada jendela yang muncul. Sebelum memulai menmbahkan user/pegawai/karyawan, pastikan departmentnya dipilih terlebih dahulu pada kolom “click here to select department”. Pada bagian ini, form yang perlu di isi yakni nama pada kolom name, kantor/instansi pada kolom department, jenis kelamin (opsional). Sedangkan Staff no. dan user ID akan secara otomatis terisi sesuai dengan jumlah pegawai atau staff yang diinput (berurutan). Lihat gambar sebagai contoh!
    Menambahkan_staf
  4. Keempat, mengatur perangkat fingerprint agar terhubung dengan Komputer. Caranya, klik pada menu Device Management lalu klik add (+). Pada bagian Device No. Akan secara otomatis muncuk sesuai banyaknya mesin fingerprint yang terhubung dengan komputer, nomornya berurutan, isikan nama (sesuai selera), centang pada check box network, pilih U-Serial untuk model, isikan IP Address sesuai dengan yang ada pada mesin fingerprint, dan nomor port, juga disesuaikan dengan yang ada pada mesin fingerprint. Note, IP Address dan Nomor Port harus identik (sama, tidak ada perbedaan net ID) antar aplikasi dan mesin fingerprint. Untuk pengaturan IP dan Nomor Port di mesin fingerprint, silakan klik tombol menu, set COM, Ethernet, Alamat IP atau Nomor Port.
    Device_management
  5. Selanjutnya, uji koneksi antara PC dan mesin fingerprint. Untuk menguji koneksi antara laptop dan mesin fingerprint, hubungkan kedua perangkat menggunakan kabel LAN (straightover). Biasanya, pada mesin fingerprint akan muncul logo komputer. Jika sudah selesai, klik pada menu download dan pastikan pada jendela yang muncul, yang tercentang adalah nama perangkat yang disetting pada langkah. Kemudian, klik read (membaca waktu) time dan/atau set time (meyesuaikan waktu antara kedua perangkat, sama). Jika berhasil, muncul pesan success, namun jika gagal, muncul pesan failure (merah). Ada beberapa penyebab munculnya pesan gagal, antara lain (a) IP Address dan/atau nomor port antara kedua perangkat belum identikb, (b) Masalah pada kabel LAN, dan (c) Masalah IP Address pada Komputer. Yang paling sering saya lakukan untuk mengatasi pesan gagal di atas yaitu menyamakan IP Address pada komputer sesuai dengan IP pada mesin fingerprint (net IDnya boleh berbeda).
    Membaca_nama_dan_mengatur_nama

    Gagal_terhubung
  6. Langkah keenam yaitu menambahkan liburan. Caranya, klik pada menu holiday, quick setup, centang pada hari sabtu dan minggu. Bisa juga seting custom, sesuai dengan jadwal hari libur mingguan pada kantor atau department kalian, dengan mencentang Customized lalu pilih hari libur yang berlaku.
    Menambahkan_liburan
  7. Selajutnya, terapkan pada setiap user, liburan yang baru diseting pada langkah 6. Caranya, klik menu Holiday Allotment, klik pada nama organisasi, kemudian klik pada hari libur, lalu klik pada add untuk menambahkan. Lakukan hal yang sama untuk menerapkan hari libur yang lain. Hasilnya, pada setiap user atau pegawai akan tertera hari libur di bawah namanya.
    Penerapan_hari_libur

SELANJUTNYA...


==========
Oleh:
ariesrutung95

5 komentar

apakah ada software untuk pengembangan aplikasi ini?

Reply

Kurang tahu juga Gan..

Reply

Kenapa kehadiran detail laporan, jam keluar masuk aktual karyawan kosong (setelah di download, analisa ). Mohon penjelasannya.

Reply

Kenapa excel detail kehadiran karyawan jam masuk keluar kosong ( status tidak hadir) mohon penjelasannya. Tks

Reply

Pastikan dalam mengambil laporan, datanya dianalisis terlebih dahulu Bos. Perhatikan ulang langkah-langkah kerjanya sedetail mungkin. Terima Kasih...

Reply

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA