Wacana Sinonim, Antonim, dan Hiponim

Wacana adalah rentetan kalimat yang menghubungkan proposisi yang satu dengan proposisi yang lainnya, membentuk satu kesatuan, sehingga terbentuklah makna yang serasi di antara kalimat-kalimat itu. Lebih lanjut dikatakan bahwa wacana adalah kesatuan bahasa terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan kohesi yang tinggi yang berkesinambungan, yang mampu mempunyai awal dan akhir yang nyata, disampaikan secara lisan dan tertulis (J. S. Badudu).

Contoh Wacana Sinonim:
Wacana sinonim secara sederhana dapat dimaknai sebagai wacana yang terbangun atas kalimat-kalimat yang mengandung kata yang bersiononim. Agar lebih mduah dipahami, perhatikanlah contoh-contoh berikut!
  1. Dasar ideologi negara Indonesia adalah Pancasila. Paham tersebut dikemukakan oleh Ir. Soekarno dan disahkan dalam sidang PPKI. Sebagai filsafat dasar negara Republik Indonesia, Pancasila digali dari nilai-nilai agama dan budaya bangsa Indonesia.
  2. Bahasa itu bersifat arbitrer. Sifatnya yang manasuka tersebut membuat anak remaja kerap memunculkan bahasa-bahasa gaul. Oleh karena itu, setiap orang bersikap sewenang-wenang terhadap bahasa.
  3. Seorang pemimpin harus berlaku adil terhadap bawahannya. Apabila hal tersebut dilakukan,  ia adalah sosok pemimpin yang lurus dan jujur.
  4. Wacana adalah satuan bahasa terlengkap. Di dalam Tesaurus Bahasa Indonesia, Wacana memiliki arti yang sama dengan artikel, bacaan, dialog, ceramah, diskusi, khotbah, komunikasi, lektur, percakapan, pidato, pustaka, surat, dan teks.
  5. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Angkatan 2016 Universitas Papua ditugasi oleh salah seorang dosen. Perintahnya adalah membuat contoh wacana yang berkaitan dengan sinonim, antonim, hiponim, dan repetisi. Pekerjaanya akan dikumpulkan sebagai nilai UAS. (Sumber: Aplikasi Tesaurus Bahasa Indonesia)

Contoh Wacana Antonim
Wacana antonim merupakan lawan dari wacana sinonim, yaitu wacana yang terbangun dari kalimat-kalimat yang terbentuk oleh kata-kata yang bertentangan. Maksudnya, antarkalimat terdapat kata-kata yang berantonim. Lihat contoh di bawah ini!
  1. Mahasiswa yang hadir disuruh menandatangani Berita Acara UAS. Sementara itu, mahasiswa yang absen tidak diperkenankan mengikuti ujian.
  2. Pekerjaan itu harus dikerjakan oleh ahli, tidak diizinkan dikerjakan oleh mereka yang masih amatir. 
  3. Singa merupakan hewan buas, tidak seperti anjing yang sifatnya jinak.
  4. Beberapa hari terakhir, kondisi jaringan internet semakit lambat. Tidak seperti biasanya, mengunduh fail dapat dilakukan dengan cepat.
  5. Cerpen adalah salah satu jenis prosa fiksi. Meskipun sebagian besar kisahnya diangkat dari kejadianya nyata/fakta, cerpen tetap bersifat fiktif.
  6. Mereka menebang hutan tanpa izin yang sah dari pemerintah. Dengan perkataan lain, kegiatan itu dilakukan secara ilegal. (Sumber: Linus. (tt). Kamus Sinonim Bahasa Indonesia. Wikipedia Bahasa Indonesia dan Ensiklopedia bebas)

Contoh Wacana Hiponim
Hiponim diartikan sebagai kata yang memiliki makna lebih sempit dan terliput dalam makna dari suatu katayang lebih umum. Di sisi hal ini, wacana hiponim merupakan wacana yang mengandung kalimat-kalimat yang dikonstruksi untuk menyebutkan satu istilah khusus untuk beberapa objek/hal. Untuk lebih mudah dipahami, perhatikan beberapa contoh di bawah ini.
  1. Tumbuhan monokotil atau berkeping biji satu, meliputi jagung, padi, dan kelapa.
  2. Manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan makhluk hidup yang mendiami planet bumi. Ketiga hidup saling berpengaruh.
  3. Dosen dan mahasiswa adalah kelompok masyarakat akademik atau biasa dikenal dengan ungkapan civitas academica.
  4. Kucing, anjing, dan babi adalah hewan yang tergolong ke dalam mamalia karena dapat beranak dan menyusui.
  5. Cacing, kelabang, lalat, dan ulat merupakan contoh binatang invertebrata atau jenis hewan tak bertulang belakang. (Sumber: KBBI Daring 2015)

==========
Author:
ariesrutung95

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar. Kritiklah sesuka Anda!

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA